Ketika meresmikan Kilang LPG Cilamaya milik PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10), Bahlil meminta pemerintah daerah mengarahkan lahan tidur untuk tanaman perkebunan yang menjadi bahan baku etanol.
"Etanol ini, Pak Bupati, bahan bakunya dari jagung, singkong, tebu. Nah, kalau di Karawang ini masih ada lahan-lahan tidur, itu bisa diarahkan untuk menanam hasil-hasil perkebunan yang berorientasi pada bahan baku etanol," ujar Bahlil dalam keterangan tertulis.
Menurut Bahlil, langkah tersebut mampu menciptakan kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Hasilnya pun sudah memiliki pembeli, karena Pertamina akan menjadi offtaker seluruh etanol yang diproduksi.
"Jadi seluruh etanol yang akan diambil, itu offtaker-nya Pertamina, karena kita akan bikin mandatory," ujarnya.