Dari sisi makroekonomi, pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara percepatan pertumbuhan ekonomi dan kredibilitas kebijakan fiskal maupun moneter.
Menurut Fithra, transformasi ekonomi membutuhkan keberanian untuk mengambil langkah besar. Namun, keberlanjutan agenda tersebut tetap bergantung pada disiplin dalam pengelolaan ekonomi.
Fithra menegaskan keberhasilan pemerintahan pada tahun ketiga perlu dilihat dari sejauh mana kebijakan yang dijalankan mampu memperkuat fondasi pembangunan dalam jangka panjang.
Ia berharap transformasi ekonomi dapat membuat Indonesia memiliki struktur ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan produktif, sekaligus menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat.
"Ukuran keberhasilan sebuah pemerintahan bukanlah seberapa cepat ekonomi bertumbuh dalam satu atau dua tahun, melainkan seberapa jauh kebijakannya mampu mengubah lintasan pembangunan bangsa untuk satu atau dua generasi mendatang," ujarnya.