Penggalian dipimpin Hakan Oniz, profesor Universitas Akdeniz, Antalya. Dikutip NadiKabar dari NadiKabar, Minggu (18/10/2026), dia mengatakan bangkai kapal tersebut pertama kali ditemukan empat tahun lalu.
Amfora-amfora itu awalnya diperkirakan berasal dari masa yang jauh lebih baru, tetapi kemudian Oniz membaca publikasi tentang amfora yang ditemukan dekat piramida Giza di mana piramida tertuanya diyakini sedang dibangun pada saat yang sama ketika kapal itu tenggelam.
"Benda-benda ini menyerupai amfora yang ada di bangkai kapal kami," kata Oniz. Ia menambahkan bahwa tim peneliti telah melakukan penyelaman lanjutan di situs tersebut.
Mereka kemudian mengundang seorang pakar terkemuka di bidang amfora, arkeolog Australia Karin Sowada, untuk mengunjungi bangkai kapal tersebut dan memeriksa bukti-buktinya. Tim pun secara umum yakin bahwa ini adalah bangkai kapal tertua di dunia.