"Bukan hanya amforanya, jangkar dan artefak lain yang ditemukan di situs bangkai kapal juga merujuk pada abad yang sama," katanya.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengatakan amfora-amfora tersebut tampaknya dibawa berpindah-pindah di sekitar Mediterania Timur. "Analisis tanah liat menunjukkan amfora-amfora tersebut kemungkinan besar diproduksi di bengkel-bengkel (pembuatan tembikar) di Lembah Yordan," kata Ersoy.
"Fakta bahwa contoh-contoh serupa ditemukan di Mesir, Troya, dan Kreta sangat penting untuk memahami jaringan perdagangan yang menghubungkan berbagai wilayah geografis melalui jalur laut," ujarnya.
Para peneliti meyakini kapal tersebut mungkin sedang dalam perjalanan dari pesisir Levant, yang membentang dari Turki di utara hingga Mesir di selatan, menuju Troya atau Kreta ketika kapal itu karam.