NADIKABAR.COM — PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mengungkap tantangan yang dihadapi dalam mengubah layanan perbankannya menjadi lebih berbasis teknologi pintar atau Intelligent Banking. Perubahan ini sejalan dengan semakin luasnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam layanan perbankan.
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, mengatakan ada sejumlah tantangan dalam proses transisi Intelligent Banking. Tantangan tersebut mencakup cybercrime (kejahatan siber), fraud (penipuan) & deepfake (pemalsuan digital berbasis Al), privasi data, infrastruktur teknologi, hingga isu literasi dan keberlanjutan model bisnis.
Bank Aladin Syariah sendiri telah menerapkan sejumlah inisiatif untuk memitigasi tantangan tersebut, seperti menggabungkan kapabilitas perbankan, Al, dan Fraud Intelligence (Al-powered e-KYC dan Fraud Detection System) untuk melindungi nasabah.