Nasabah juga harus tetap memiliki kendali atas data mereka agar ekosistem perbankan berbasis AI dapat berkembang dengan mengutamakan keamanan dan kebutuhan nasabah.

Kolaborasi ini diperlukan untuk menciptakan ekosistem pembayaran digital yang aman dari ancaman cybercrime dan fraud. Selain itu juga untuk menjamin privasi data nasabah dan memperluas jangkauan inklusi keuangan ke seluruh pelosok daerah secara aman.

"Kita optimis terhadap cerahnya masa depan perbankan digital di Indonesia, namun tetap waspada terhadap risikonya, serta terus memperdalam dan menguatkan kolaborasi," ujar Koko.