Ia pun menyebut hingga kini baru 45 persen rumah di wilayahnya yang benar-benar berpartisipasi dalam pemilahan sampah.
Terlepas dari semua tantangan tersebut, Amalludin meyakini bahwa bank sampah adalah garda terdepan dalam mengedukasi warga untuk memilah sampah
"Ada tiga manfaat bank sampah: secara ekonomi, secara sosial, dan secara lingkungan sehingga dapat berdampak dari warga, oleh warga, dan untuk warga," lanjut Amalludin.
Upaya pengelolaan sampah yang dilakukan Amalludin menjadikannya salah satu peserta di Pilah Olah Sampah Heroes 2026. Program ini merupakan program yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik).
Harapannya, program ini dapat menjadi bentuk apresiasi bagi para pahlawan lingkungan yang memiliki aksi nyata dan mampu menggerakkan warga lainnya untuk peduli terhadap sampah.
Program Pilah Olah Sampah Heroes 2026 kini telah sampai di tahap verifikasi lapangan. Sebanyak 15 peserta mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan aksi nyata di tempat mereka secara langsung kepada para juri. Pemenang dari program ini baru akan diumumkan pada Selasa (10/11) mendatang.