NADIKABAR.COM β Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan bertambahnya penduduk lanjut usia (lansia) dapat menciptakan pasar baru
βSelama ini, bertambahnya penduduk lansia sering dipandang sebagai beban ekonomi. Padahal, perubahan demografi ternyata juga menciptakan pasar, investasi, lapangan kerja, dan sumber pertumbuhan ekonomi,β katanya dalam agenda Peluncuran Buku "Muda Menata, Tua Berdaya" dan Kick Off Pengembangan Desain Ekonomi Perak Indonesia di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, keberadaan lansia disebut membuka peluang dalam sektor kesehatan, perawatan, teknologi digital, jasa keuangan, hunian, pariwisata, hingga industri pangan dan gaya hidup sehat.
Karena itu, ia mengatakan perubahan paradigma diperlukan guna memahami bahwa ekonomi perak (aktivitas ekonomi, produk, dan layanan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kelompok penduduk lansia serta persiapan menghadapi masa tua) harus dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi nasional, bukan sekedar perluasan program kesejahteraan sosial.
Dalam bahasa lain, ekonomi perak tak boleh hanya menciptakan bagi kelompok lansia yang memiliki daya beli, tetapi investasi dan inovasi harus berjalan bersama dengan peningkatan aksesibilitas, keterjangkauan, serta perlindungan bagi seluruh lansia.