βDengan demikian, ekonomi perak dapat menjadi sumber pertumbuhan baru yang sekaligus juga upaya untuk mengurangi kepingan,β kata Febrian.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan bagaimana negara Jepang mampu mendukung kelompok lansia, sehingga industri kesehatan semakin berkembang, teknologi pendukung kehidupan lansia kian dibutuhkan, layanan perawatan menciptakan lapangan kerja, hingga berbagai produk maupun jasa mulai dirancang khusus untuk masyarakat lansia.
Berkaca dari Jepang, Febrian menilai Indonesia berpeluang untuk mengembangkan ekonomi perak sebagai ekonomi baru. Pihaknya memproyeksikan penduduk berusia 65 tahun ke atas akan mencapai 50 juta orang pada 2050 atau 16 persen dari total populasi.
Berdasarkan konteks tersebut, ia mengharapkan momen βKick Off Pengembangan Desain Ekonomi Perak Indonesiaβ bisa mengubah cara memandang kelanjutusiaan dari sekedar persoalan perlindungan sosial menjadi bagian dari strategi pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi nasional.