“Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi, pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti elektronik, serta pengajuan pemblokiran rekening yang diduga digunakan untuk operasional website bermuatan perjudian tersebut,” kata Suhermanto.

Selain itu, penyidik merencanakan penggeledahan di Kantor Boxkia yang berdasarkan laporan beralamat di Tokopedia Tower, Cengkareng, Jakarta Barat, serta melengkapi administrasi penyidikan dan pemberkasan perkara.

Lebih lanjut, jenderal polisi bintang satu itu menegaskan bahwa penanganan kasus perjudian online akan terus dilakukan melalui penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam operasional maupun aliran dana dari aktivitas tersebut.

“Pemberantasan perjudian online menjadi salah satu program prioritas bapak Kapolri. Kami akan terus melakukan upaya untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat, termasuk menelusuri sistem operasional, sarana transaksi, dan aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas perjudian online,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa penanganan perkara perjudian online tidak hanya berfokus pada pengelola situs, tetapi juga dengan menelusuri transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan TPPU.