Berdasarkan hasil pemantauan kamera jebak teridentifikasi bahwa harimau tersebut masih berkeliaran di seputaran lokasi kejadian. Akhirnya harimau yang diduga memakan manusia itu masuk kandang jebak.

"Selama proses observasi dan menunggu hasil pengujian sampel DNA selesai, satwa harimau sumatera tersebut ditempatkan di kandang perawatan di LK Kasang Kulim dan kami telah meminta kepada pihak manajemen Kasang Kulim agar menutup dan mengisolasi kandang perawatan dari pengunjung," ungkapnya.

Selama perawatan di LK Kasang Kulim, kata dia, harimau sumatera itu tetap di bawah pengawasan tim Medis Balai Besar KSDA Riau bersama Tim Medis PKR Arsari serta LK Kasang Kulim untuk dilakukan observasi dan monitoring terhadap perkembangan kondisi harimau tersebut.