Lebih lanjut dia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dengan peralatan khusus, barang tersebut memiliki kandungan emas 98,97 persen, atau bisa dikatakan ini adalah emas 24 karat.
Agus mengatakan, modus penyembunyian barang pada tubuh ini menunjukkan pengawasan yang cermat di pintu keberangkatan dan pintu keluar, pengawasan dilakukan melalui analisis informasi pengamatan dan pemeriksaan mendalam berdasarkan indikasi yang ditemukan petugas.
"Penindakan ini juga sejalan dengan pengawasan yang dilakukan di kantor-kantor bea cukai lainnya terhadap indikasi pelanggaran ekspor emas di berbagai wilayah," katanya.