Jeffrey menambahkan, saham-saham HSC ini memiliki bobot sekitar 18% dari IHSG. Selanjutnya, saham tersebut baru akan kembali menjadi konstituen IHSG setelah keluar dari kategori HSC.

"Kalau keluar dari high shareholding concentration akan masuk kembali menjadi konstituen dari IHSG," pungkasnya.