"Disepakati bahwa akan diberikan kebijakan hilirisasi beras yaitu menjadi tepung beras, jadi 380.000 ton dengan skema nanti dilelang di KPKNL. Di KPKNL dengan harga minimal Rp 11.000 yang dilepas dari pemerintah," terang Ahmad.
Selain memberdayakan beras yang kurang mutu, ia mengatakan melalui proses lelang ini pemerintah bisa menghentikan impor beras pecah khusus industri tepung yang sudah berlangsung sejak tahun lalu.
"Bahan tepung beras yang biasanya itu impor dari luar negeri, alhamdulillah di saat ini sudah tidak ada impor lagi beras pecah dan lain sebagainya, maka dengan stok Bulog yang banyak dan adanya beras-beras Bulog yang turun mutu, di mana ketentuan dari tepung beras itu usia simpannya minimal di atas 10 bulan," tambahnya.