Menurut Sudaryono, pembatasan akses diperlukan agar informasi mengenai kondisi dan tata letak dapur tidak dapat dilihat secara bebas oleh semua orang.

Meski demikian, ia menyatakan mendukung keterbukaan informasi dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan program tersebut.

"Saya sangat mendukung. Intinya kami ingin buka selebar mungkin bagaimana partisipasi publik itu bisa ikut mengawasi MBG," ujarnya.

Lebih lanjut, BGN juga menyediakan layanan Radar MBG yang memungkinkan masyarakat mengetahui menu harian, kandungan gizi, dan SPPG yang memasak makanan berdasarkan nama sekolah.

Dengan integrasi CCTV, pemerintah berharap dapat melengkapi pengawasan tersebut, khususnya terkait kepatuhan terhadap SOP dan kualitas pelaksanaan program MBG.