Selain itu, inflasi global juga naik menjadi 4,6% imbas dinamika yang terjadi. Hal ini yang mendorong bank sentral global memperketat arah kebijakannya, salah satunya The Fed.

"Seperti kita ketahui belum lama ini The Fed juga menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis point dan kami masih memperkirakan akan ada kenaikan 1 kali lagi di Triwulan IV," jelas Destry.

Kenaikan suku bunga The Fed diperkirakan akan berdampak pada penguatan nilai tukar dolar AS terhadap mayoritas mata uang negara-negara Asia. Tak terkecuali mata uang Rupiah milik Indonesia.