"Transformasi tersebut didukung oleh inovasi dan penerapan carbon capture, utilisation and storage (CCUS) secara bertanggung jawab, dengan memanfaatkan potensi formasi geologi dan peningkatan kapasitas teknologi Indonesia," terangnya.
Belum cukup, Jumhur menjelaskan pemerintah juga melakukan berbagai upaya terkait aksi perlindungan iklim di sektor energi. Semisal bagaimana Indonesia tengah mendorong pengembangan energi terbarukan dalam skala besar termasuk energi surya dan panas bumi.
Kemudian pemerintah juga memperkuat ketahanan energi melalui implementasi B50 biodiesel secara nasional. Selanjutnya ada juga pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi industri rendah karbon dan penciptaan nilai tambah di dalam negeri.
"Transisi kita harus adil, tertib, dipimpin oleh negara, dan berpusat pada rakyat. Transformasi energi harus memperkuat ketahanan dan keterjangkauan energi, menciptakan pekerjaan hijau yang layak dan nilai tambah lokal, serta melindungi masyarakat rentan," tegas Jumhur.