"Dia mendapatkan pendaftaran perusahaan tuh mereka belum bisa langsung jalan. Ini kita baru mendapatkan izinnya. Itu untuk bisa langsung eksekusi, itu juga bisa masih memerlukan beberapa hari begitu," ujarnya.

Oleh karena itu Rini mendorong agar angka adopsi teknologi masyarakat Indonesia yang sudah sangat tinggi ini bisa diimbangi dengan percepatan reformasi birokrasi yang nyata di lapangan.

"Jadi tentunya kita ingin memastikan bahwa meskipun kita pengguna teknologi ini cukup tinggi, tapi tidak berbanding lurus dengan kecepatan layanan yang sedang kita lakukan," pungkasnya.