"Kita akan maksimalkan seperti yang ada ini maksimal mungkin untuk bisa meng-unlock infrastruktur yang dimiliki oleh Infranexia ini memberikan value bagi grup dan bagi negara," ujarnya.
Sebelumnya, Telkom resmi menyelesaikan proses pengalihan lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan kepada InfraNexia. Pengalihan tersebut dilakukan dalam dua tahap dengan nilai transaksi mencapai Rp49,9 triliun.
Aset yang dialihkan mencakup jaringan akses pelanggan hingga core backbone dan berbagai infrastruktur pendukung lainnya. Secara keseluruhan, InfraNexia akan mengelola sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optik, termasuk sekitar 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik.