Data yang dihasilkan akan mendukung perencanaan dan keputusan strategis pemerintah. Data ini juga memotret tren perekonomian terkini, serta membantu pelaku usaha mengidentifikasi peluang dan tantangan bisnis.
Nantinya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan beberapa bentuk data. Pertama, Peta Ekonomi Indonesia yang memotret keadaab terkini struktur ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
Kedua data berbentuk Analisis Sektoral yang di dalamnya mengandung informasi masing-masing sektor baik menurut skala usaha, maupun menurut wilayah. Ketiga data berbentuk masukan atau insight yang isinya berupa tinjauan analisis lainnya seperti ekonomi lingkungan dan ekonomi digital.
Presiden Prabowo Subianto sendiri menekankan pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk memperbarui data perekonomian Indonesia. Menurutnya, kualitas data Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi salah satu penentu akurasi kebijakan dan penyusunan APBN.