Prabowo mengatakan, Indonesia sudah lebih dari 10 tahun belum melakukan pembaruan metode dan dasar penghitungan aktivitas ekonomi. Hal ini diungkapkan olehnya dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN TA 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya beberapa waktu lalu.
Masyarakat, pinta Prabowo, harus ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga akhir bulan ini. Sensus tersebut melibatkan sekitar 251.000 petugas yang bekerja di seluruh desa di Indonesia.
Orang nomor satu di Indonesia itu juga menegaskan data yang dikumpulkan BPS tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi masyarakat yang dilaporkan.
"Saya minta agar saudara-saudara sekalian yang mendengarkan saya pada siang hari ini, saya minta agar saudara-saudara tidak hanya mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya, tapi juga mengajak semua orang untuk ikut mengisi dengan sejujur-jujurnya. Data yang dikumpulkan BPS dari sensus ekonomi tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan," beber Prabowo.