"Terus kemudian ketentuan lainnya, klasifikasi, kita sudah 39 klasifikasi tipe investor. Itu ada domestik dan foreign, itu kan berarti kali dua sebetulnya, jadi sudah sangat granular banget. Termasuk tadi HSC tuh nggak diminta loh ya, kita inisiatif sendiri," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengaku mengaku belum istirahat sejak tekanan besar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dipicu oleh pengumuman MSCI pada Jumat (16/10) lalu.

"Saya dari hari Jumat, Sabtu, Minggu sampai sekarang belum istirahat, Kiai. Jadi tapi alhamdulillah, karena kan saya ke sini semangat karena banyak yang doanya mustajab di ruang ini," ungkap Friderica.

Kendati demikian, Friderica memastikan ke depannya OJK terus melanjutkan reformasi pasar modal Indonesia. Ia pun menyebut langkah tegas penegakan hukum serta perbaikan ekosistem bursa akan terus berjalan beriringan untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar.

"Kita semua melihat bagaimana hari Jumat kemarin pasar modal kita sedikit mengalami apa istilahnya, gonjang-ganjing atau apa ya gitu kalau istilahnya investor gitu. Tapi kita bisa sampaikan kepada Bapak, Ibu semua yang mungkin di ruangan ini juga adalah investor, bahwa saat ini reformasi di pasar modal terus kita laksanakan, perbaikan-perbaikan terus kita laksanakan," pungkasnya.