NADIKABAR.COM — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengaku pernah menjadi korban penipuan atau scam.
Ia mengingatkan masyarakat untuk waspada karena kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) memungkinkan pelaku meniru identitas orang lain, termasuk keluarga dan orang terdekat.
"Saya menduga ya, banyak di antara kita di sini juga pernah mengalami scam. Saya sendiri juga pernah kena scam ya, karena (itu) memang (kita) harus sangat berhati-hati," kata perempuan yang akrab disapa Kiki itu dalam konferensi pers OJK Digiclass Sekolah Rakyat di Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (27/10).
Kiki mengatakan perkembangan AI membuat masyarakat semakin sulit membedakan identitas asli dan tiruan di ruang digital. Karena itu, masyarakat perlu memeriksa kebenaran informasi sebelum memercayai permintaan atau tawaran yang berujung pada pengiriman uang.
"Karena dengan AI ini, orang tuh bisa menyerupai siapa aja, bisa menyerupai Pak Endoko (Ketua Komisi Informasi Pusat RI), bisa menyerupai saya, bisa menyerupai Bu Vivi (Menkomdigi), bisa menyerupai orang tua kita, anak kita, saudara kita, jadi sangat harus hati-hati," ujar Kiki.