Dari catatan itu, Kiki melaporkan ke Prabowo bahwa OJK telah menjatuhkan sanksi yang diklaimnya terbesar sepanjang sejarah. Di mana OJK menjatuhkan sanksi sebesar Rp 1,5 triliun kepada pihak terkait yang melakukan perdagangan terkoordinasi atau coordinated trading.
OJK juga menindaklanjuti dugaan praktik manipulasi pasar yang melibatkan dua perusahaan lain. Usai hal tersebut dilakukan, Kiki menyebutkan kini kondisi pasar modal Indonesia sudah membaik.
"Alhamdulillah, dua hari ini market kita sudah rebound. Ini kekuatan domestik, Bapak, karena asing masih net sell dalam 2 hari terakhir sebesar Rp 3,3 triliun dan kemarin itu masih Rp 1 triliun. Tapi ini kekuatan domestik yang melakukan buyback dan investor retail kita yang juga luar biasa," terangnya.