"Agen AI perlu dilatih dari awal untuk memiliki kepekaan tentang informasi apa yang boleh dibagikan dan apa yang tidak," kata Zuckerberg, dikutip NadiKabar dari NBC.

Muse dan agen AI lainnya memicu kekhawatiran terkait privasi, mengingat besarnya jumlah informasi dan akses yang dapat diberikan pengguna kepada mereka.

Zuckerberg mengklaim informasi pengguna aman bersama Meta. Ia menunjuk rekam jejak perusahaan terkait privasi serta perpesanan terenkripsi di WhatsApp sebagai bukti.

Zuckerberg menjaga jarak dari peringatan Coxon dan peneliti lainnya bahwa AI bisa menyebabkan kepunahan manusia. Ia menyebut AI yang dipersonalisasi dapat merevolusi kehidupan.

"Ada banyak retorika penuh ramalan suram. Saya cukup optimis terhadap fakta ini akan menjadi masa depan yang sangat positif bagi semua orang," pungkasnya.