Dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan dan modal kerja BIPP maupun entitas anak, termasuk pembiayaan belanja modal serta pengeluaran operasional.

Aksi korporasi ini berdampak pada dilusi kepemilikan pemegang saham lama sebesar 9,09%. Setelah penerbitan saham baru, jumlah saham beredar BIPP meningkat dari sebelumnya 5,03 miliar saham menjadi 5,53 miliar saham.

Sebelumnya, rencana PMTHMETD tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam RUPSLB Independen pada 16 Oktober 2026. Saham baru telah didistribusikan pada 4 November 2026 dan dijadwalkan mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 November 2026.

HRTA - Buy 1360-1370 | TP 1390-1420 | SL 1300

INTP - Buy 5650-5700 | TP 5800-5900 | SL 5375

ARCI - Buy 860-870 | TP 885-900 | SL 815

PSAB - Buy 402-406 | TP 412-418 | SL 388

NCKL - Buy 715-725 | TP 735-750 | SL 685

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.