NADIKABAR.COM — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong kemandirian kriptografi nasional sebagai fondasi untuk memperkuat kepercayaan digital dan melindungi data masyarakat maupun pemerintah.
Wakil Kepala BSSN Komisaris Jenderal Polisi Albertus Rachmad Wibowo dalam sambutannya saat menghadiri Bali Tech Week di Denpasar, Selasa, mengatakan penguasaan teknologi kriptografi dinilai penting untuk memastikan kerahasiaan, keutuhan, dan keamanan informasi di tengah meningkatnya ketergantungan pada sistem digital.
"Kriptografi adalah fondasi dari digital trust. Kriptografi merupakan fondasi kepercayaan digital karena berperan melindungi data dalam berbagai aktivitas elektronik, termasuk pertukaran informasi antarkementerian dan lembaga," katanya.
Ia menjelaskan data merupakan aset berharga yang digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan.
Untuk itu, perlindungannya harus menjadi perhatian utama, terutama ketika pemerintah terus mengintegrasikan data dari berbagai instansi.
Menurut Rachmad, perlindungan tidak cukup dilakukan ketika data disimpan. Keamanan juga harus dijaga saat data dikirimkan maupun ketika sedang diproses.