Pada bulan Januari, Kementerian Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi kepada Zanjani dan dua proyek aset digital terbesarnya, yakni Zedcex Exchange Limited dan Zedxion Exchange Limited. Keduanya dituding digunakan untuk mencuci uang bagi IRGC.

Kemudian pada Juli, AS memberlakukan sanksi terhadap sembilan perusahaan lain yang diduga terafiliasi dengan Zanjani, termasuk konglomerat Dot One yang berbasis di Iran dan perusahaan lain yang berbasis di Turki dan Uni Emirat Arab, serta para eksekutif puncak di perusahaan-perusahaan tersebut.

"Melalui infrastruktur gabungan ini, perusahaan-perusahaan Zanjani telah berfungsi sebagai usaha komersial yang berinteraksi langsung dengan publik sekaligus platform keuangan rahasia yang memungkinkan penghindaran sanksi dan dukungan kepada entitas yang terkait dengan negara Iran," kata Kementerian Keuangan AS, dikutip dari Reuters, Minggu (20/9/2026).