BNPB juga mencatat sejumlah tantangan di lapangan, mulai dari luasnya wilayah kebakaran, sulitnya akses menuju lokasi, hingga karakteristik lahan gambut yang dapat menyimpan api di bawah permukaan tanah.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa water bombing bukan solusi tunggal. Air yang dijatuhkan dari pesawat dapat membantu menekan api di permukaan, tetapi titik api yang tersembunyi di dalam gambut tetap membutuhkan penanganan lanjutan oleh petugas darat.

Karena itu, efektivitas operasi udara bergantung pada koordinasi antara pesawat, tim darat, pemetaan titik api, serta kondisi cuaca. Pesawat tanker dapat mempercepat distribusi air ke lokasi yang sulit dijangkau, tetapi pemadaman tetap membutuhkan strategi terpadu agar api tidak kembali menyala.

Dukungan C-130 Australia pun bukan hanya soal besarnya volume air yang dapat dijatuhkan. Teknologi pesawat, sistem pemanduan, dan koordinasi operasi menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya Indonesia menghadapi karhutla.