NADIKABAR.COM — Telkomsel 5G dapat digunakan di HP asalkan berada di area yang sudah tercakup jaringan 5G, menggunakan smartphone yang kompatibel dengan jaringan 5G Telkomsel, memakai kartu SIM bertipe USIM, dan memastikan layanan 5G pada nomor sudah aktif. Setelah itu, pengguna perlu mengaktifkan mode 5G pada pengaturan jaringan HP. Jaringan 5G Telkomsel semakin luas keberadaannya dan bisa dijajal oleh masyarakat. Namun, memiliki HP yang sudah mendukung 5G belum otomatis membuat perangkat terhubung ke jaringan generasi kelima tersebut. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pelanggan sebelum bisa menggunakan Telkomsel 5G di HP pengguna. Telkomsel menyebut setidaknya ada empat persyaratan utama, yakni nomor sudah mengaktifkan layanan 5G, smartphone mendukung jaringan Telkomsel 5G, kartu SIM bertipe USIM, dan lokasi pengguna sudah masuk cakupan 5G. Lantas, bagaimana cara mengaktifkan dan menggunakan Telkomsel 5G di HP?

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek apakah lokasi pengguna sudah mendapatkan jaringan 5G Telkomsel. Telkomsel memang berkomitmen memperluas jaringan mereka sesuai slogan 'Dekatnya Nyata, Pintarnya Terasa' agar jaringan 5G Telkomsel memudahkan komunikasi real-time. Telkomsel menyediakan informasi cakupan melalui menu Jangkauan 5G di situs resminya melalui link ini https://www.telkomsel.com/5G#map-5g. Jika berada di luar area tersebut, HP akan tetap menggunakan jaringan 4G meskipun perangkat sudah mendukung 5G.

Pastikan smartphone yang digunakan memang mendukung jaringan 5G Telkomsel. Pengguna dapat mengecek daftar perangkat yang kompatibel melalui informasi yang disediakan operator atau melihat spesifikasi HP. Pada sejumlah perangkat, dukungan 5G juga dapat dilihat melalui menu pengaturan jaringan. NadiKabar mencatat, keberadaan tulisan '5G' pada spesifikasi HP belum selalu menjamin perangkat bisa terhubung ke jaringan 5G operator tertentu. Perangkat juga harus mendukung band frekuensi yang digunakan operator. Hal ini terutama perlu diperhatikan oleh pengguna HP impor karena varian perangkat yang sama dapat memiliki dukungan band berbeda untuk masing-masing pasar.

Pengguna tidak selalu harus mengganti kartu SIM untuk menggunakan 5G. Telkomsel menyatakan pelanggan dapat menggunakan SIM card lama dengan tipe USIM untuk menikmati layanan 5G. Jadi, jika kartu yang digunakan sudah merupakan USIM, pelanggan tidak perlu menggantinya hanya karena ingin memakai 5G. Namun, pengguna yang masih menggunakan kartu lama yang belum mendukung USIM perlu melakukan penggantian kartu agar kompatibel dengan layanan jaringan terbaru. pembaca bisa melakukan pergantian SIM card Telkomsel lewat GraPARI terdekat.

Selain HP, SIM, dan lokasi, nomor pelanggan juga harus sudah mendapatkan aktivasi layanan 5G. Apabila profil 5G pada nomor belum aktif, HP tidak akan otomatis terhubung ke jaringan 5G meskipun perangkat dan kartu sudah kompatibel. Status layanan dapat dicek melalui layanan atau halaman yang disediakan Telkomsel. Misalnya pengguna iPhone, NadiKabar juga mencatat perangkat perlu memastikan Carrier Settings Update tersedia apabila dipersyaratkan operator.

Setelah seluruh syarat terpenuhi, pengguna perlu memastikan pengaturan jaringan di HP mengizinkan koneksi 5G. Pada Android, nama menu dapat berbeda tergantung merek dan versi sistem operasi. Secara umum, pengguna dapat masuk ke Settings/Pengaturan > Mobile Network/Jaringan Seluler > Preferred Network Type/Jenis Jaringan yang Disukai, kemudian memilih opsi yang mencantumkan 5G, seperti 5G Auto atau pilihan jaringan 5G lainnya. Sementara pada iPhone, pengguna dapat membuka Settings > Cellular > Cellular Data Options > Voice & Data, kemudian memilih 5G Auto atau 5G On, apabila opsi tersebut tersedia pada perangkat dan operator. Setelah pengaturan selesai, indikator 5G akan muncul di status bar ketika perangkat benar-benar terhubung ke jaringan 5G.

Jika semua sudah dilakukan tetapi HP masih menunjukkan 4G, pengguna tidak perlu langsung mengganti perangkat.

Menurut Telkomsel, lokasi, kompatibilitas smartphone, jenis SIM, dan status aktivasi layanan merupakan persyaratan utama untuk menikmati 5G. NadiKabar mencatat beberapa kemungkinan lain, seperti HP tidak mendukung band 5G yang digunakan operator, pengaturan jaringan masih terkunci pada LTE/4G, atau perangkat membutuhkan pembaruan software. Selain itu, sinyal 5G penuh tidak otomatis berarti koneksi internet akan selalu kencang. Kecepatan juga dipengaruhi kapasitas jaringan, spektrum, jumlah pengguna yang terhubung, kondisi lingkungan, dan kemampuan perangkat.

Penggunaan 5G juga berlangsung ketika Telkomsel memperbesar kapasitas jaringannya. Pada September 2026, Telkomsel menyatakan mendapatkan tambahan 100 MHz spektrum di lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang akan meningkatkan kualitas dan layanan Telkomsel 5G. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Daru Mulyawan mengatakan tambahan spektrum tersebut akan memperkuat kapasitas dan kualitas jaringan sekaligus mendukung pengembangan 5G. "Ke depan, tambahan 100 MHz spektrum akan semakin memperkuat kapasitas dan kualitas jaringan serta mendukung pengembangan 5G," kata Daru dalam Public Expose Live 2026, dikutip NadiKabar.

Pengguna harus berada di area cakupan 5G, menggunakan HP yang mendukung Telkomsel 5G, memakai SIM bertipe USIM, dan memastikan layanan 5G pada nomor sudah aktif.

Tidak selalu. Jika kartu yang digunakan sudah bertipe USIM, pelanggan Telkomsel tidak perlu menggantinya untuk menggunakan 5G.

Buka Pengaturan/Settings > Jaringan Seluler/Mobile Network > Jenis Jaringan yang Disukai/Preferred Network Type, kemudian pilih opsi yang mencantumkan 5G. Nama menu dapat berbeda tergantung merek dan model HP.

Buka Settings > Cellular > Cellular Data Options > Voice & Data, lalu pilih 5G Auto atau 5G On jika opsi tersebut tersedia.

Penyebabnya bisa karena lokasi belum tercakup 5G, HP tidak kompatibel dengan band 5G Telkomsel, layanan 5G pada nomor belum aktif, SIM belum sesuai, atau pengaturan jaringan masih menggunakan LTE/4G.