Lebih lanjut, Aan menjelaskan puncak arus mudik periode Nataru kali ini diperkirakan terjadi pada 23 Desember 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 3 Januari 2027.

Prediksi tersebut didapatkan berdasarkan analisis data historis pergerakan masyarakat dari Badan Kebijakan Transportasi (BKT) serta masukan dari pengelola jalan tol (BUJT) dan asosiasi transportasi.

Dengan begitu skema tanggal pelaksanaan WFH yang diusulkan mencakup 21 dan 22 Desember sebelum puncak arus mudik, serta 4 Januari setelah puncak arus balik.