NADIKABAR.COM — PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatatkan pemulihan kinerja keuangan (turnaround) yang solid pada sembilan bulan pertama 2026. Pertumbuhan kinerja ini didorong oleh keberhasilan akuisisi strategis perusahaan di Singapura serta peningkatan kapasitas produksi di tingkat nasional.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi, menjelaskan untuk melihat pertumbuhan kinerja yang riil di tahun 2026, perseroan melakukan penyesuaian dari pencatatan akuntansi one-off negative goodwill dari proses akuisisi fasilitas kilang minyak dan petrokimia dari Shell di Singapura pada Mei 2025.

Kala itu Chandra Asri Group bersama Glencore melaksanakan akuisisi saham Shell Singapore Pte. Ltd. (SSPL) di Shell Energy and Chemicals Park (SECP), dan kini menjadi Aster Energy and Chemicals Park di Singapura.

Akuisisi ini dilakukan melalui CAPGC Pte. Ltd., perusahaan patungan antara Chandra Asri Capital Pte. Ltd., anak usaha Chandra Asri Group, dan Glencore Asian Holdings Pte. Ltd, yaitu anak usaha Glencore. Namun dalam prosesnya perseroan diwajibkan untuk memasukkan pencatatan akuntansi akuisisi yang membuat kinerja Chandra Asri pada 2025 secara keseluruhan terlihat turun.