Sementara itu, di Provinsi Gia Lai, Vietnam, PowerChina Jiangxi Electric Power Engineering Co Ltd juga membangun PLTS Phu My berkapasitas 330 MW. Perusahaan tersebut menyesuaikan peralatan dan struktur pemasangan agar tahan terhadap korosi air laut, suhu tinggi, dan topan.

Pembangkit listrik ini menghasilkan sekitar 520 juta kilowatt-jam (kWh) setiap tahunnya dan mengurangi emisi karbon sekitar 400.000 ton per tahun. Pembangunan telah menciptakan lebih dari 2.000 lapangan kerja lokal, sementara pelatihan membantu mengembangkan keterampilan dalam pengoperasian dan pemeliharaan energi terbarukan.

Selain itu, China-Vietnam juga menjalin kerja sama untuk proyek pembangkit listrik energi angin, tenaga air, pengolahan sampah menjadi energi, hingga memperluas kemitraan energi bersih kedua negara.

Sementara di Asia Selatan, Pakistan menjadi salah satu negara dengan produk dan teknologi tenaga surya dari China yang membantu mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

Perusahaan China menawarkan skema cicilan yang lebih fleksibel agar masyarakat bisa membeli sistem tenaga surya dengan lebih terjangkau dan dianggap mampu menekan tagihan listrik.