New York Times baru-baru ini menerbitkan investigasi tentang berbagai kasus pelecehan dan tuduhan pemerkosaan yang bermula dari rumah-rumah mewah yang sering disebut hacker house, di mana puluhan pekerja teknologi muda ambisius tinggal dan sering berpesta bersama sembari mengejar karier.

Walaupun terkenal memupuk gaya hidup hedonistik, keberadaan rumah semacam itu biasanya juga didukung beberapa tokoh papan atas di industri, sehingga memberikan para penghuninya kesempatan untuk bergaul dan membangun jaringan dengan tokoh-tokoh itu.

Salah satu hacker house terkemuka bernama AGI House mencatatkan 37 insiden yang dilaporkan ke polisi sejak tahun 2022.

Yehong Zhu yang melontarkan tuduhan, menyatakan dia disarankan tidak melapor ke polisi dan banyak pihak di industri tidak membantunya. Zhu yang menciptakan aplikasi Zette menyebut orang yang membantunya berbisnis juga tidak mau dilibatkan.