Dihubungi terpisah, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai keputusan The Fed menaikkan suku bunga acuan masih sesuai dengan ekspektasi pasar. Menurutnya, langkah tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga energi yang membuat inflasi belum mereda dan masih berada di atas target The Fed sebesar 2%.

Herditya memperkirakan dampak keputusan tersebut tidak terlalu besar karena sudah diperhitungkan pasar. Namun, rupiah masih cenderung melemah dalam beberapa hari terakhir. Di sisi lain, penguatan IHSG turut ditopang sektor energi seiring kenaikan harga minyak dan batu bara.

"Kami perkirakan, karena sudah cenderung price in dengan pasar maka efek yang dihasilkan tidak begitu besar, hanya saja dari nilai tukar Rupiah yg masih cenderung melemah selama beberapa hari ini," jelas Herditya.