Namun, Jeffrey tak menyebut pasti berapa porsi saham BEI yang diajukan Danantara dalam proses demutualisasi tersebut. Pasalnya, skema demutualisasi nantinya akan kembali dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) selanjutnya.
"Belum, karena ini proses yang masih berjalan, tentu belum bisa kami ungkap," jelasnya.
Jeffrey menambahkan, skema demutualisasi yang disiapkan pada tahap awal adalah right issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Namun BEI terbuka untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) untuk skema demutualisasi selanjutnya.