NAF 2026 akan digelar dalam dua agenda. Pada 3 Desember, agenda Discovery & Diligence akan membahas kelayakan proyek, risiko, dan struktur investasi. Sementara itu, agenda Action & Execution pada 4 Desember akan berfokus pada alokasi modal, kesepakatan investasi, dan pelaksanaan proyek.

Forum tersebut mencakup delapan sektor prioritas, yakni sumber daya strategis dan hilirisasi, energi dan ketenagalistrikan, mobilitas dan manufaktur, infrastruktur digital dan kecerdasan buatan (AI), pangan dan agribisnis, perdagangan dan konektivitas, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pendidikan dan sumber daya manusia.

NAF 2026 ditargetkan menghadirkan lebih dari 1.000 pemimpin global, lebih dari 100 pembicara, dan 40 sesi diskusi. Sejumlah tokoh yang dijadwalkan hadir antara lain Chairman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son, Perdana Menteri Bhutan Tshering Tobgay, CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk, dan CEO State Oil Fund of Azerbaijan Israfil Mammadov.

Danantara menargetkan forum ini menghasilkan kesepakatan awal investasi atau *heads of terms*, skema pembiayaan komersial dan *blended finance*, serta mekanisme pemantauan realisasi investasi.