"Itu menjadi transformasi dari perusahaan industrial estate yang kita punya. Karena kan nanti setelah dalam penataan BUMN ini beberapa kan dikembalikan. Danareksa kembali menjadi asset management kan. Dulu kan Danareksa ini holdingnya kawasan industri. Nanti Danareksa menjadi asset management, kawasan industri menjadi sendiri. Betul-betul pure bisnisnya di kawasan industri," ujarnya.
Selain merger itu, Dony menjelaskan Danantara juga tengah mereview bisnis model yang dijalankan di kawasan industri. Ke depan, tanah tidak lagi menjadi sumber utama pendapatan, melainkan fasilitas yang disediakan di dalam kawasan.
"Di mana ke depannya tanah bukan lagi menjadi sumber pendapatan, tetapi tanah itu akan kita berikan secara cuma-cuma tetapi pendapatannya akan datang dari fasilitas yang kita sediakan. Karena itu pemerintah sudah menyiapkan satu integrated kawasan industri. Sehingga dengan demikian kita menjadi cukup kompetitif dan bahkan sangat kompetitif dibandingkan dengan negara-negara di sekitar Indonesia," katanya.