Informasi pembayaran, termasuk nomor kartu kredit dan debit, juga dinyatakan tidak terdampak karena disimpan pada platform terpisah.
Perusahaan mengaku belum menemukan indikasi penyalahgunaan data yang diakses pihak tidak berwenang. Namun, investigasi masih berlangsung.
CEO PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Vico Lomar, menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan atas insiden tersebut.
"Kami memahami kekhawatiran yang ditimbulkan oleh insiden ini dan dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan yang terdampak. Melindungi data pelanggan merupakan tanggung jawab kami," ujar Vico.
Fore Coffee telah melakukan pengujian keamanan, memperbaiki kerentanan, memperbarui platform terkait, dan menerapkan perlindungan tambahan.
Perusahaan juga menunjuk konsultan keamanan siber independen untuk melakukan investigasi forensik. Insiden tersebut telah dilaporkan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).