Beberapa unggahan medsos Zhu memperlihatkannya mengenakan gaun malam, di klub, dan hadir di acara sosial. Ia mengatakan menyukai kekayaan, makanan enak, hiburan, dan kemewahan, meskipun tidak ada satu pun dari hal tersebut yang lebih penting dibanding matematika.
Maret 2022, video yang ia unggah untuk merayakan kelulusan sebagai peringkat pertama magister di Oxford viral. Namun, sejumlah warganet menuduhnya memalsukan kredensial akademiknya dan mengejeknya sebagai sosialita akademik, berasumsi penampilannya yang cantik dan gaya hidupnya berarti ia tak mungkin cerdas.
"Apakah mengunggah foto selfie berarti Anda bodoh dalam belajar? Sudah saatnya kita mematahkan stereotip ini," respons Zhu sembari membagikan bukti pencapaian akademiknya.
Bahkan alamat email dan alamat rumahnya disebar. Zhu kemudian mengatakan ke Guangzhou Daily bahwa ia membagikan gaya hidupnya karena berharap bisa menginspirasi, meski menyadari hal itu bisa memicu kritik.
Ia juga banyak berbicara mengenai hambatan yang dihadapi perempuan di bidang matematika. Ketika Wang Hong menjadi perempuan China pertama yang memenangkan Fields Medal Juli lalu, Zhu menyebutnya momen bersejarah.
"Pintu bagi perempuan untuk memasuki tingkat tertinggi dalam penelitian matematika baru saja mulai terbuka," ujarnya, dikutip NadiKabar dari VNExpress.