Fusia menyebutkan berdasarkan keterangan yang dihimpun dari para siswa, gejala awal berupa pusing, mual, dan sakit perut mulai dirasakan dalam waktu kurang dari 30 menit setelah mengonsumsi makanan.
"Kalau anak-anak bilang, dari dia makan itu sekitar kurang dari 30 menit, mereka sudah merasakan itu," ujarnya.
Menurut dia, hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan paling cepat dapat diketahui dalam waktu 3x24 jam. Namun, waktu tersebut masih bergantung pada proses pemeriksaan di Labkesda.
Fusia menegaskan pihaknya belum dapat memastikan jenis makanan atau minuman yang menyebabkan munculnya gejala pada para siswa, karena masih menunggu hasil pengujian.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah lanjutan terkait kejadian tersebut.