"Di sinilah nilai-nilai integritas, karakter, kepemimpinan, kebiasaan sebagai pembelajar sepanjang hidup, lifelong learner menjadi fondasi utama," ucap Ahmad Najib Burhani.
Senada, Direktur Polimedia, Dwi Riyono menambahkan Indonesia saat ini memiliki peluang luar biasa dalam perkembangan ekonomi kreatif global mulai dari kekayaan budaya, sumber daya manusia, keragaman talenta, dan kekuatan di bidang seni, desain, musik, film, animasi, dan sub sektor lainnya.
Pada 2025, ekonomi kreatif di Indonesia menyerap 27,40 juta tenaga kerja dan cakupan ekonomi kreatif Indonesia diperluas dari 17 menjadi 21 sub sektor melalui Rencana Induk Ekonomi Kreatif tahun 2026-2045.
"Indonesia memiliki potensi besar. Kita memiliki generasi muda yang kreatif, kekayaan budaya yang luar biasa, sumber daya manusia yang terus berkembang, dan peluang ekonomi digital yang semakin terbuka. Kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, jadilah generasi yang tidak takut terhadap perubahan. Jadilah generasi yang menguasai teknologi, memiliki kreativitas, memahami industri, berani berwirausaha, dan mampu bersaing di tingkat global," ucap Dwi Riyono.