Sudan Selatan telah memanggil duta besar Sudan untuk menyampaikan protes resmi. Terdapat kekhawatiran bahwa konflik ini dapat meluas melintasi perbatasan. Meskipun terdapat embargo senjata parsial terhadap Sudan, sejumlah negara asing tetap memasok pesawat nirawak kepada militer Sudan maupun RSF. Senjata ini semakin sering digunakan dalam konflik tersebut.

Perang ini telah memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia dengan jumlah korban tewas mencapai ratusan ribu orang dan memaksa lebih dari 14 juta orang meninggalkan rumah mereka.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk keras serangan drone yang menyasar warga sipil dan infrastruktur penting di seluruh Sudan. PBB khawatir serangan tersebut memperburuk kondisi Sudan.

"Kami juga mengutuk keras laporan tewasnya puluhan warga sipil akibat serangan drone di sebuah pasar di wilayah Al Dibab, Negara Bagian Kordofan Barat, pada hari Minggu. Serangan ini merupakan bagian dari pola yang sangat mengkhawatirkan. Kami tetap cemas dengan serangan drone yang terus terjadi di seluruh negeri, serta kerusakan yang ditimbulkannya terhadap infrastruktur penting. Serangan-serangan ini menimbulkan dampak yang menghancurkan bagi masyarakat yang memang sudah berjuang menghadapi konsekuensi dari konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric.