NADIKABAR.COM — PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) akan membuka pendaftaran bagi eksportir komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui portal National Data & Intelligence (Nadi) pada 15 Desember 2026.

Pendaftaran tersebut dilakukan sebelum sistem baru tata kelola ekspor mulai berlaku pada 1 Januari 2027.

CEO PT DSI Luke Thomas Mahoney mengatakan pendaftaran dilakukan dengan membuat akun perusahaan di portal Nadi dan mengunggah dokumen administrasi yang diperlukan.

"15 Desember, itu saat pendaftaran dibuka, yaitu membuat akun di portal Nadi dan melampirkan dokumen administrasi yang diperlukan," ujar Luke dalam sosialisasi kebijakan devisa hasil ekspor dan tata kelola ekspor SDA strategis di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/11).

Ia juga menjelaskan portal Nadi disiapkan sebagai sistem digital untuk mendukung pelaksanaan tugas DSI sebagai perantara tunggal ekspor tiga komoditas strategis, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy atau paduan besi.

Sebelum pendaftaran dibuka, DSI telah melakukan uji coba sistem bersama 100 perusahaan eksportir.

Perusahaan-perusahaan tersebut mewakili sekitar 50 persen nilai ekspor dari komoditas yang menjadi cakupan kebijakan. Saat ini, perusahaan juga tengah menguji sekitar 340 kontrak melalui portal tersebut.