NADIKABAR.COM β€” Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Syahganda Nainggolan menyatakan program makan bergizi gratis (MBG) dievaluasi secara berkala selama dua tahun periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Evaluasi itu diikuti oleh sejumlah perbaikan, di antaranya pembenahan penyimpanan bahan pangan, penguatan pengawasan, dan penyesuaian mekanisme operasional, yang seluruhnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas MBG sekaligus meminimalisir risiko keamanan pangan.

β€œPresiden mendengar (masukan) kemudian meng-adjust (mengevaluasi). Satu soal kebersihan. Sekarang digunakan pendingin-pendingin untuk menyimpan barang-barang. Jangan sampai barang-barang, ayam apa segala itu bisa basi ya sehingga didistribusikan udah basi. Yang kedua itu yang namanya sistem CCTV saya sebut tadi,” kata Syahganda di Jakarta, Rabu.

Perbaikan itu, Syahganda melanjutkan, juga dapat dilihat dari adanya perubahan mekanisme kompensasi investasi bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Besaran kompensasi sebelumnya diberikan dalam skema tetap, tetapi saat ini kompensasi diberikan kepada SPPG berbasis porsi.