Amadeus telah mengambil langkah pengamanan, termasuk mereset kata sandi dan meningkatkan pemantauan aktivitas mencurigakan. Perusahaan menyatakan belum menemukan bukti penyalahgunaan data yang terdampak.
Cathay Pacific sendiri telah melaporkan insiden tersebut kepada otoritas terkait dan berjanji menghubungi pelanggan yang terdampak secara individual.
Meski belum ada bukti penyalahgunaan data, penumpang tetap disarankan waspada terhadap potensi penipuan atau phishing yang mengatasnamakan maskapai. Informasi seperti nama dan kode pemesanan bisa dimanfaatkan untuk membuat pesan palsu terlihat meyakinkan.
Penumpang sebaiknya memeriksa informasi penerbangan melalui situs atau aplikasi resmi Cathay Pacific dan tidak sembarangan membagikan data pribadi.
Hingga kini, belum ada konfirmasi apakah penumpang asal Indonesia termasuk dalam daftar pelanggan yang terdampak.