Sudarto menegaskan, kebijakan ini bukan hal baru yang ditetapkan Kemenkeu. Ia juga menyebut, setiap rupiah yang dikeluarkan harus bermanfaat untuk bagi pertumbuhan ekonomi kuartal IV.
"Jadi bukan sesuatu yang baru, serta memastikan bahwa setiap rupiah belanja negara memberikan manfaat yang optimal terlebih ketika kita memasuki Triwulan IV," jelasnya.
Sudarto menambahkan, capaian target prioritas pembangunan harus tetap menjadi fokus. Ia menegaskan, penajaman belanja tidak boleh mengganggu pelayanan publik.
"Fokusnya adalah kita mengajak seluruh kementerian/lembaga untuk semakin fokus untuk mencapai target-target yang sudah direncanakan," tuturnya.