Salah satu contohnya adalah Garuda Park Innovation Hub. Melalui fasilitas tersebut, Ericsson menghadirkan ekosistem 5G yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mencoba teknologi dan mengeksplorasi penerapannya dalam otomasi secara real-time.
Ericsson juga menyebut pendidikan dan kolaborasi dengan universitas sebagai bagian dari kontribusinya untuk memperkuat kemampuan lokal.
Nora menilai pengembangan ekosistem digital tidak bisa dilakukan oleh satu perusahaan saja. Kolaborasi antara industri, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar proses digitalisasi dapat berjalan lebih cepat.
"Kolaborasi seluruh ekosistem akan membuat proses digitalisasi berjalan sukses dan lebih cepat," tuturnya.
Dengan demikian, kedaulatan digital tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan memproduksi teknologi sendiri. Kapasitas sumber daya manusia untuk mengelola dan mengambil keputusan atas teknologi juga menjadi bagian penting dalam membangun kendali digital di dalam negeri.