Di sisi lain, Binance sempat menangguhkan seluruh fitur penarikan dana pengguna tak lama setelah serangan terjadi dan memastikan layanan akan kembali beroperasi normal pada Minggu (1/11).

Kabar peretasan kompleks yang mengeksploitasi beberapa titik celah keamanan ini sempat memicu kepanikan pasar hingga membuat harga Bitcoin anjlok hampir 5 persen, Ethereum merosot enam persen, dan token native Binance (BNB) merosot hingga 10 persen.

Skala peretasan fantastis ini semakin mempertegas kemampuan Korea Utara dalam mengeruk pendapatan ilegal untuk menyokong pendanaan rezim di tengah impitan sanksi internasional.

Kelompok TraderTraitor sendiri diyakini merupakan bagian dari Lazarus Group, peretas legendaris yang sempat menghebohkan dunia pada 2014 usai meretas Sony Pictures sebagai bentuk balasan atas film komedi yang mengolok-olok Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un.