"Musim hujan rata-rata di seluruh Indonesia diperkirakan mundur sekitar dua hingga tiga dasarian, atau 20-30 hari, akibat pengaruh El Nino," kata Faisaldi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/10).
Selain itu, ia juga mengatakan musim hujan akan berlangsung lebih singkat daripada biasanya. Namun, perkiraan menunjukkan intensitas curah hujannya akan kurang lebih sama. Artinya, hujan yang cukup deras mungkin turun di sejumlah wilayah.
"Musim hujan juga akan terakumulasi cukup banyak dalam durasi yang lebih pendek, dengan sifat hujan normal. Jadi, kita harus bersiap mulai sekarang," kata dia.
BMKG memperingatkan adanya risiko bencana seperti banjir dan longsor akibat akumulasi curah hujan yang deras seiring mendekati puncak musim hujan yang diprakirakan akan berlangsung pada Desember, Januari, dan Februari tergantung wilayahnya.